Posted by: uniquecollection | March 15, 2009

General Stamp Collection – Introduction (in Bahasa & English)

INTRODUCTION (please see below part for English Version)

Koleksi ini berkembang sejak koleksi pribadi sejak th 1957 hingga 1972 yang didapatkan dari Pastur Katolik Ganizaro dari Italia, dimana koleksi negara pertama saya adalah Dutch East Indies, lalu beberapa perangko Vatican dari Bruder Nocenti dan Mgr Bergamin.

Dari pertukaran dengan Wanandi (sekarang Pastur di Jakarta), saya memulai koleksi Helvetia (Swiss) pro patria dan pro Yuventute. Sebagai kolektor amatir, koleksi ini berkembang tanpa banyak informasi.

Di saat praktek kedokteran di Jakarta antara th 1971-72, saya mendapat info dari paman saya almarhum J Abdisa,  dia memberi saya katalog Yvert tua, dan saya bertemu pendeta Protestan Metodhist di Toko Buku Gunung Agung Kwitang dimana ia meminta saya untuk mencarikan koleksi perangko untuk putrinya di Solo.

Sejak saat itu saya memulai perburuan perangko mulai lapak, toko perangko tradisional di depan Kantor Pos Pasar Baru (yang lama) dimana saya bertemu Tambi dan almarhum Chatib dan almarhum Tjoa, dan juga di pasar Bulan jalan Hayam Wuruk di depan toko buku Gramedia dimana saya bertemu almarhum Mpek Kok Sioe dan Susastio yang memperkenalkan saya pada anggota Asosiasi Filateli Indonesia Dr Nelwan, almarhum Tung Kim Tek, dimana disaat itu saya membuat koleksi historikal 444 tahun Jakarta dengan perangko ditempelkan pada peta Jakarta dengan stemple dari beberapa Kantor Pos di Jakarta yang saya ketemui dalam satu hari saja, yang pada saat ini tidak dapat dilakukan lagi akibat kemacetan di jalanan.

Setelah lulus sebagai Dokter, saya bergabung dengan Kepolisian RI (POLRI) yang pada saat itu masih berada dibawah ABRI, kemudian melakukan latihan kemiliteran di Panasan Solo dan disana saya bertemu lagi dengan pendeta di Solo dan dia membawa saya pada saudara laki-lakinya dan mendapatkan beberapa perangko Belanda.

Tugas kepolisian pertama saya adalah di Sumatera Barat antara tahun 1974-1989, dimana saya bertemu 4 kolektor tua : almarhum Gho Kong Liang, almarhum Ir Zakir, almarhum Gho Koen Sia dan almarhum putra dari Tjia Wie Hien dimana dari mereka koleksi saya berkembang dengan pesatnya khususnya perangko kuno Dinasti Ching dan pelabuhan lokal, Belanda, Swiss, Italia, Rusia, Eropa Timur, Brazil dan juga saya mendapatkan perangko unik dari seluruh dunia ketika membeli dua album Schaubek tua, dan juga di tahun 1978 saya membeli perangko nominal tinggi dari Koloni Inggris dan perangko Jerman dari putri almarhum filatelis tua Oh Thay Hien, almarhum P.N Pantau dan Mr.Hengky (pedagang perangko hingga saat ini).

Di saat studi Master di th 1989-1990, saya bertemu banyak teman filatelis di Kantor Pos Cikini seperti almarhum Mr.Tjia, Suwito, Ir Untung, Adidarma, Siagian, Karel, dll dan menemukan beberapa koleksi perangko Swiss.

Setelah pensiun, dikarenakan dua hobi saya yaitu Travelling dan mengkoleksi benda unit, saya mulai traveling keliling Asia untuk mencari perangko unik dan benda unik lainnya mulai dari Kuala Lumpur, Bangkok (bertemu Mr Lithay), Sarawak (bertemu Mr.Chan dan Dr Ng Wu cs, Kota Kinibalu Sabah(ex Kalimantan Utara), Kamboja di Rusian Market (bertemu Mr Oke), Saigon, Hanoi, Nanning di China Selatan, QianChou-Xianmen and Beijing ,dan yang terakir Seoul Korea, mungkin berikutnya ke negara barat (silahkan baca ceritanya di cerita saya yang lain – ”Travel’s Unique collections).

Sebenarnya saya sudah memulai menulis mengenai hal ini sejak th 2000 “Around the World with unique thematic stamps” dan banyak teman yang membantu seperti Ir Untung, Mr Herry Hutabarat, Aris Siregar, anak dari almarhum Ghazali Nasution,Udin ,Mamat,Mr Hengkie dan kawan kawan.

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua teman yang telah membantu saya dalam mengembangkan koleksi dan memberikan ijin untuk menggunakan perangko mereka sebagai ilustrasi dalam koleksi tematik ini. Masih banyak perangko yang dibutuhkan untuk melengkapi koleksi tematik ini seperti yang saya baca di sebuah buku di Bangkok  tahun 2007.

Blog ini belumlah selesai dan komplet, dan untuk itu kami membutuhkan koreksi dan bantuan dari seluruh kolektor di Indonesia untuk meraih tujuan dari buku ini yaitu memberikan informasi spesial tentang Perangko Tematik Terbaik untuk dikoleksi / sebagai investasi karena koleksi ini global dan sangat likuid sebagai investasi, 10-30% dari harga katalog sebagai harga terbaik.

Koleksi perangko unik dapat memberikan banyak informasi mengenai negara-negara asing dan kesenian, habitat manusia, sains, etika dll. Kita dapat memperoleh informasi komplet yang dapat membuat kita seperti berkeliling dunia.

Pondok Gading Utama, Jakarta Maret 2009

Dr.Iwan

INTRODUCTION (English Version)
This collection grew from the private collections start 1957 -1972 as a given from catholic’s priest Ganizaro from Italy, that was my first country collections with Dutch East Indies, then some Vatican stamps from bruder Nocenti and Mgr Bergamin .
From exchange with Wanandi (now priest in Jakarta) I started Helvetia (swiss) pro patria and pro Yuventute.As the amatir collector, the collections growed without any informations.
During my medical practise in Jakarta between 1971-1972, I have informations from my uncle in memmorian J. Abdisa , he gave my an old Yvert catalogue, and I met a Protestant Methodist priest in Gunung Agung Book strore Kwitang, he asked me to search a stamps for his daughters in Solo.
From this moment I was started my stamps huntings from Lapak, traditional stamps dealers in the front of Pasarbaru Post Offices where I met Tambi and in memoriam Chatib and inmemoriam Tjoa, and then in Bulan market at hayamwuruk street in the fron o Gramedia office met in memoriam Mpek Kok Sioe, and Susastio, who introduced me to Indonesian phillatec Associations Dr Nelwan, In memoriam Tung Kim Tek, during that time I made a historic 444 years Jakarta special stamps put on Jakarta Map and asked postal stamps from several Jakarta Post offices I met in one day by Bus, this day we cann’t do anymore because the traffic jams.
At this time I met Usman from Tanjung Priok, and found West Germany, Italian and British Colony Stamps.
After graduate as MD , I joinded Indonesian Armed Forces as Indonesian Police that time under Army, the army pratice in Panasan Solo and that time I met again with the Solo’s priest and he bring me to his brother ad found some Dutch stamps.
My first police’s duty in west Sumatra between 1974-1989, where I met four old collectors In memoriam Gho Kong Liang, in memoriam Ir Zakir, Inmemoriam Gho Koen Sia, in memorrian the son of Tjia Wie Hien, From then my collections growth fast especially Old Chinese Qing and local port stamps ,Nederland ,Switzerland ,Italian ,Rusia ,East Europe,Brazil, and all over the world unique stamps when I buyed two old schaubek stamps album, and in 1978 I buy some high nominal value British colony and Germany stamps from the daughters of inmemoriam old pfillatelist Oh Thay Hien, in memorian P.N.Pantau, Mr Hengky (still stamps trader until now).
During My Master’s Studies in 1989-1990, I met manyphillatelict friend at Tjikin Post Office like imeoriam Mr Tjia, Suwaito,Ir Untung,Adidarma,Siagian,Karel,etc and fing some Switzerland stamps collections.
After retired from my Jobs, due two my hobbies Travel and collecting unique collections, I started to travel around asia to seek the unique stamps and other collections to KualaLumpur, Bangkok met Mr Lithay, Sarawak met mr Chan & Dr Ng Wu cs, Kota Kinibalu Sabah(ex North Borneo), Cambodge in Rusian Market met Mr Oke , Saigon, Hanoi, South China Nanning, QianChou-Xianmen and Baejing ,at least Seoul Corea, may be next time to Westren country(read in my another books”Travel’s Unique collections).
I started to write this book from the years 2000, “Around the World with unique thematic stamps” and many friend help me like Ir Untung, Mr Herry Hutabarat, Aris siregar, The son of inmemorian Ghazali Nasution,Udin ,Mamat,Mr Hengkie angain,etc.
I want to thanks for all friends who help me to growth the collections, and give me permission the use their stamps to e illustraton in this Unique stamps thematic collections. Still many stamps need to complete the thamatic I read in the book’s store at Bangkok in 2007.
This books still not finished and completed, that is way we need corrections and helping from all Indonesian collectors to met the purpose of this book to give special informatins about the best thematic stamps to collect or to invest because this stamps global unique and very liquid as investations,10 to 30 % catalogue price were the best price.
Collecting unique stamps will gave us many information about the foreign countries and their arts work,landschape,the human habitat,science , ethic etc . We will have complete informations that made us like travel around the world.
Pondok Gading,Jakarta,March 2009

Dr Iwan S.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: